Header Ads

Agri Bisnis Saatnya Anak Muda Bertani

Membidik Celah Bisnis UKM Bidang Pertanian - Bisnis pertanian atau populer dengan agrobisnis hari ini kian marak diperbincangkan. Hal ini membuktikan jika bisnis ini tidak bisa dianggap biasa saja namun sangat patut untuk diperhitungkan.

Kalau selama ini bisnis hanya dijalankan secara konvensional, namun seiring perkembangan teknologi - bisnis pertanian sangat memungkinkan untuk masuk dalam jaringan atau online. Sehingga agrobisnis hari ini niscaya go digital.

Di era milenial seperti sekarang sangat besar peluang bagi kalangan anak muda untuk menjadi agripreneur. Terbukti dengan semakin banyak anak muda merambah bisnis agro, kentang misalnya.

Sebagai contoh kita bisa berkaca ke sebuah sekolah yang menjadikan agrobisnis sebagai peluang bisnis sekaligus menjadi ekstra kulikuler selain multimedia bagi sebagian siswa dan siswinya.

Selain dikenal dengan daerah wisata pantai sengigi dan gili trawangan, nusa tenggara barat juga memiliki potensi pertanian yang patut untuk dikembangkan. Yang menjadi persoalan, sejauh manakah minat masyarakat dalam mengembangkannya?

Minat masyarakat sangat berperan dalam pengembangan sektor pertanian yang ada. Yang selalu dituntut dalam pengembangan sektor pertanian adalah generasi muda, pihak terkait harus mampu membuat generasi muda tertarik mengembangkan sektor pertanian.
 
Di Nusa Tenggara Barat, khususnya di dusun Paok Dandak Desa Durian Kecamatan Janapria Lombok Tengah, sudah dikembangkan agrobisnis yang berbasis generasi muda. Khususnya di smk Islam Sirajul Huda.

Di tempat ini, ada jurusan dan ekstrakuriuler agrobisnis. Sebanyak 40 siswa tergabung dalam ektrakurikuler agrobisnis yang mengembangkan berbagai macam pertanian. Bermodal lahan yang terbilang kering, para siswa mampu menghasilkan produksi pertanian dengan kualitas yang maksimal.

Dibina oleh seorang aktivis pertanian, Eko Martono, para siswa diajarkan dan diarahkan untuk mengelola lahan pertanian dengan cara-cara yang tepat.  Dengan bermodal pupuk organik yang terdiri dari berbagai jenis kotoran hewan, para siswa mampu menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas.

Seperti jagung, cabai, tembakau, kacang panjang melon dan sayur kol. Cukup dengan cara-cara yang sederhana, seperti menyirami tanaman setiap hari, jagung yang ditanam tumbuh dengan dua tongkol. Antusias para siswa sangat tinggi dalam bertani, mereka sering memanfaatkan waktu istirahtnya untuk mencangkul dan menyiram tanaman.

SMK Islam Sirajul Huda sudah mengembangkan ektrakurikuler agrobisnis selama empat bulan. Bibit pertanian telah disediakan oleh pihak sekolah. Begitu halnya dengan produksi pertanian, pemasarannya dibantu oleh pihak sekolah.

Hasil pertanian disiasiati untuk membeli bibit kembali. Selain dipasarkan secara langsung, hasil produksi pertanian juga dipasarkan lewat internet dan mendapat banyak respon dari masrayakat setempat. Ketidaktertarikan generasi muda untuk terjun bertani, sangat disayangkan.

Untuk menciptakan minat siswa dalam bertani, perlu usaha dan arahan yang maksimal. Pendampingan dalam proses pertanian bagi generasi muda sangat berperan dalam mengelola pertanian. Di smk islam sirajul huda, ektrakurikuler agrobisnis telah berlangsung selama 4 bulan mulai dari pembimbingan hingga turun langsung ke pertanian.

Ke depannya, anak-anak setempat akan diarahkan dalam menggali potensi yang dimiliki. Manajemen pertanian yang tepat juga memiliki peran besar. Seperti menciptakan produk pertanian yang termasuk langka, serta pembibitan. Terkait pemasaran, memang tidak ada kendala yang dialami oleh siswa di smk islam sirajul huda, begitu halnya di nusa tenggara barat.

Disiplin adalah modal utama dalam mengelola sektor pertanian. Rendahnya produksi pertanian dengan pesatnya kemajuan teknologi tidak seimbang. Ke depannya diharapkan, produksi pertanian mampu dikembangkan lebih luas lagi. Meski tidak memiliki fasilitas pertanian yang memadai, para siswa di SMK  Sirajul Huda tetap bertahan dalam mengelola pertanian.

Berkembangnya potensi pertanian yang ada di smk islam sirajul huda ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti akademisi di universitas mataram. Antusias siswa dalam mengembangkan produksi pertanian diharapkan patut dicontoh oleh pemuda lainnya yang ada di Nusa Tenggara Barat maupun di provinsi lainnya.

Kebutuhan di bidang pertanian akan berlaku secara berkesinamubungan. Orang tua, juga diharapkan mampu memberikan pemahaman terhadap putra putrinya bahwa pertanian akan mampu memberikan kesejahteraan hidup. Pengembangan dalam sektor pertanian diyakini mmapu mengantarkan anak-anak dalam menciptakna hidup mandiri yang berbasis agrobisnis.

Tidak hanya di wilayah pertanian smk islam sirajul huda, kedepannya para siswa diharapkan mampu menhembangkan pertanian di wilayah lain seperti di rumah masing-masing. Kerja sama dengan masyarakat setempat sangat dipelukan demi berkembangngnya sektor pertanian.

Lahan-lahan kosong yang ada harus mampu dimanfaatkan di bidang pertanian dengan produksi yang lebih banyak. Tersedianya lahan pertanian dan mudahnya akses pemasaran harus mampu dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang ada.

Tingginya minat siswa di SMK Islam Sirajul Huda dalam bertani semoga mampu menginsiprasi generasi muda linnya dalam mengembangkan sektor pertanian. Rasa malu dalam bertani harus dihilangkan, karena jika mampu dikelola degan tepat, pertanian akan menjanjikan kesejahteraan hidup.



Itu sebagai contoh. Sementara itu, di Pangalengan, penulis bertemu langsung dengan petani milenial. Kenapa disebut seperti itu? Karena pengelola perkebunan kentang dengan nama usaha Saghara Agri terbilang masih muda, melek teknologi dan profesi bercocok tanam kentang.

adetruna berfoto dengan pengelola agribisnis Saghara Agri Pangalengan
Chandra (baju merah) dan Badai (berkacamata) yang begitu antusias mengelola agrobisnis, mereka telah menjadi agropreneur muda di Pangalengan

Adalah Chandra dan Badai yang begitu antusias mengelola agrobisnis, mereka telah menjadi agropreneur muda dan mampu memposisikan sebagai pengontrol standar kentang yang berkualitas di Pangalengan sesuai permintaan pasar.

Semoga semakin banyak lagi para petani dari kalangan generasi muda yang sangat bergairah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai lahan bisnis yang menguntungkan dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

bibit kentang siap dikirim ke Banda Aceh promosi via sosial media Facebook.
Pembaca ... Bisnis Agro sangat menjanjikan, potensinya pun besar karena pasarnya ada baik itu pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kelautan hingga hasil olahan. Jadi tinggal bagaimana cara kita berinovasi sehingga benar-benar bisa menguntungkan dan menghasilkan. Semangat!

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.