Header Ads

Lewat Program One Pesantren One Product Kios Agro Melatih 100 Santri di Parung Bogor

Hari Minggu (6/10) Lewat Program One Pesantren One Product (OPOP) Kios Agro Melatih 100 Santri di Parung Bogor. Di sebuah desa Warujaya, Kec. Parung Kab. Bogor, Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman menjadi tempat diselenggarakannya Pelatihan dan Magang OPOP.

Pada kesempatan kali ini, peserta yang hadir merupakan kelompok yang masuk dalam angkatan ke-2 (Batch 2 dari 3). Ada lebih dari 100 orang hadir mewakili pondok pesantrennya masing-masing yang tersebar di beberapa daerah di Jawa Barat.

Kehadiran Kios Agro di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman disambut dengan baik oleh pemiliknya langsung yaitu Umi Waheeda.

Kehadiran Kios Agro di Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman disambut dengan baik oleh pemiliknya langsung yaitu Umi Waheeda.

Peserta terdiri dari laki-laki dan perempuan hadir setelah lolos seleksi dari Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sukabumi, Indramayu, Cianjur, Pangandaran, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Sumedang, Kabupaten Bandung serta Kabupaten Bandung Barat.

Beberapa kategori bisnis yang dijalankan oleh masing-masing pondok pesantren yang mengikuti Program One Pesantren One Product Kios Agro Melatih 100 Santri di Parung Bogor ini cukup bervariasi, seperti; Makanan dan Minuman (Snack atau Cemilan), Kerajinan tangan (Craft, Handmade), Kerajinan Pakaian (Fashion) dan Kerajinan Kayu (Wood, Kriya).

Kios Agro dalam memberikan pelatihan di Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School di bilangan Jalan Nurul Iman 01, Desa Waru Jaya, Parung, Bogor tersebut dipandu langsung oleh Founder dan CEO, Hadiyan Nur Sofyan.

Dalam paparannya, Hadiyan menghimbau kepada semua Pondok Pesantren agar terus konsisten dan fokus dengan program bisnisnya. Produk apa saja asalkan relevan dengan bidang agro dan agri bisa dipajang di aplikasi Kios Agro.

Materi lain yang juga tidak kalah menarik dan perlu difahami oleh peserta adalah bagaimana menghasilkan foto produk yang baik untuk menarik minat calon pembeli di Kios Agro. Dipandu langsung oleh Kang Heru, Kios Agro memberikan pelatihan Foto Produk cukup dengan peralatan sederhana.

Dipandu langsung oleh Kang Heru, Kios Agro memberikan pelatihan Foto Produk cukup dengan peralatan sederhana.
Praktek Foto Produk
Acara Program One Pesantren One Product Kios Agro Melatih 100 Santri di Parung Bogor ini diakhiri dengan pendaftaran akun Kios Agro secara live dengan menghadirkan salah satu binaan Kios Agro sebab keberhasilannya mengembangkan bisnis jualan sayur dan buah yaitu Kang Gagan selaku CEO dari Fresh Go.

Tidak saja menjelaskan dirinya bisa sukses menjadi pebisnis lewat Fresh Go, Kang Gagan pun turut memandu jalannya pendaftaran para peserta agar memiliki akun Kios Agro untuk menjual produknya masing-masing.

Acara sangat meriah dan kondusif, tidak sedikit yang mengajukan pertanyaan guna menghabiskan rasa penasaran dan potensi berjualan di Kios Agro. Seperti Ai Nuraeni dari Pondok Pesantren Modern Al Hidayah Kabupaten Bandung Barat yang bertanya tentang, "Bagaimana sih memberikan penjudulan agar menarik minat calon pembeli?"

Ai Nuraeni  keripik pisang sehati rasa dari ponpes modern al-hidayah Bandung Barat
Ai Nuraeni pengelola bisnis keripik pisang sehati rasa dari ponpes modern al-hidayah Bandung Barat 
Kios Agro pun memberikan rumus penjudulan yang baik agar menarik pembeli itu diawali dengan nama produk lalu disusul dengan brand produk tersebut lalu ditambah dengan kata-kata menarik.

"Acara yang luar biasa dan mengesankan, ini membuat kami bersemangat dan bisnis menjadi mudah," komentar Ari dari Pondok Pesantren Miftahul Huda Pangandaran yang diamini rekannya, Ali Murdani setelah acara OPOP kemarin usai.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.