Header Ads

Mengapa Website Perlu Bagi Pelaku UKM?


Mengapa Website Perlu Bagi Pelaku UKM? Bagi sebagian orang mendengar istilah UKM sudah biasa. Tapi, tahukah Anda apa kepanjangan dari UKM itu sendiri? Menurut wikipedia, UKM merupakan kepanjangan dari Usaha Kecil dan Menengah. UKM mencakup semua bisnis yang mempunyai omset bersih Rp. 200.000.000,00. Belum dihitung dengan bangunan dan tanah tempat usaha. 

Mengapa Website Perlu Bagi Pelaku UKM?


Ciri lain dari UKM adalah punya penjualan paling tinggi 1 Miliar per tahun, pemilik usahanya adalah Warga Negara Indonesia, bukan merupakan cabang atau anak dari sebuah perusahaan besar, tidak berafiliasi dengan perusahaan besar, dan berbentuk badan usaha perseorangan.

Menurut data dari Kominfo (Kementrian Komunikasi & Informatika Republik Indonesia), ada sekitar 59, 2 juta pelaku bisnis UKM yang ada di Indonesia dan tercatat resmi. Bagaimana dengan posisi UKM di perekonomian Indonesia? Apakah membawa dampak cukup signfikan bagi pertumbuhan ekonomi?

Menurut data statistik Kementrian PPN/Bappenas tahun 2018, UKM memegang peran sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Khususnya pada produk domestik bruto. Hal ini memungkinkan roda ekonomi Indonesia tetap tegak walaupun krisis global melanda dunia.

Meski punya andil cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, menjadi pelaku UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di tengah era globalisasi seperti sekarang adalah sebuah tantangan. Mengingat pangsa pasar global sudah merajai hampir semua lini dan bidang kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak terhitung brand luar negeri yang masuk pasar dalam negeri dan mempunyai pembeli setia.


Entah karena produknya yang bagus dan cukup terjangkau bagi kantong sebagian besar masyarakat Indonesia. Ataukah karena pemasarannya memang menggunakan teknik yang jitu dan lebih ‘ngena’ sehingga publik tetap membeli meski harganya sedikit lebih mahal.

Nah, bagaimana caranya agar UKM bisa bertahan di antara bombardir produk asing? Banyak cara sebenarnya yang bisa ditempuh. Mulai dari meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, memusatkan target pembeli, dan membangun jaringan lebih luas.

[1] Menciptakan Jejaring Lebih Luas

Ada sekitar 59, 2 juta pebisnis UKM di Indonesia. Tentu saja bukan angka yang kecil. Selain cukup besar, nilai tersebut menggambarkan ketatnya persaingan antara UKM. Belum lagi efek globalisasi dan internet yang menyebabkan banyak produk dari luar negeri yang masuk pasar Indonesia. Para pelaku UKM harus memutar otak untuk menangkap peluang.

Efek globalisasi dan penggunaan internet memang punya dampak besar. Namun, tidak selamanya hal tersebut membawa akibat tidak baik. Jika cukup jeli dan cerdas, para pelaku UKM dapat memanfaatkannya menjadi sebuah keuntungan.

Salah satu cara memanfaatkan efek tersebut adalah dengan membuat website produk yang memuat material pembuat produk, semua keunggulan, alasan kenapa harus memesan, cara memesan, dan kontak yang bisa dihubungi serta hal-hal penting yang dirasa perlu dicantumkan. 

Penggunaan website di kalangan UKM memang belum sepopuler memiliki toko fisik. Entah karena masih kurangnya sosialisasi dan pemahaman tentang pemanfaatan dunia maya sebagai media mencari konsumen baru. Atau karena memang lokasi yang masih jauh dari akses jaringan nirkabel.

Terlepas dari semua itu, sebenarnya ada beberapa hal yang membuat website punya keuntungan lebih ketimbang punya bangunan di atas lahan.  Menciptakan jejaring lebih luas merupakan manfaat yang bisa didapatkan jika seorang pebisnis UKM mau membuat batu loncatan melalui website. Selain hal tersebut, dengan website akan tercipta marketlace yang lebih fleksibel, seperti kiosagro.

Jejaring yang terbangun bisa mencapai tempat-tempat yang sebelumnya mungkin tidak diperkirakan oleh pelaku UKM. Seseorang yang memerlukan sebuah produk dan merasa pas dengannya pasti akan membeli di mana pun barang itu diproduksi. 

Untungnya lagi apabila orang tersebut merasa produk yang dijual pelaku UKM berkualitas, dengan senang hati dia pasti akan merekomendasikannya kepada orang lain. Sebuah tambahan jaringan tercipta tanpa diminta.

[2] Lebih Mudah Menjangkau Kostumer dan Calon Pembeli

Baru ada sekitar 3,79 juta pelaku UKM yang memanfaatkan teknologi dan go online. Ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi pebisnis yang ingin berselancar di dunia maya dan memasarkan produknya.
Salah satu cara lain yang terbukti cukup ampuh untuk menaikkan omset penjualan dan memperluas jangkauan calon konsumen yaitu membuat website untuk memajang produk yang dijual.

Tentu saja dengan webiste bisa lebih gampang menjangkau konstumer dan calon konsumen. Bagi calon konsumen yang belum pernah memesan dan berniat membeli, cukup membuka website untuk sekedar mencari info. Atau hanya melihat sambil lalu.

Tidak perlu capek berputar-putar di toko untuk sekedar mencari sesuatu yang diperlukan. Pembeli hanya cukup duduk manis, membuka internet dan berselancar di website. Cepat, mudah, dan praktis.
Lewat website juga pelaku bisnis bisa mempelajari statistik kunjungan sesuai dengan demografi atau tempat tinggal konsumen. Sehingga bisa menelaah apa yang menjadi kebutuhan pembeli di masa yang akan datang.

Komunikasi antara penjual dan pembeli juga akan lebih mudah terbangun. Siapa tahu justru dari situlah pelaku UKM dapat membangun jaringan reseller. Apalagi jika terbukti calon konsumen punya rasa tanggung jawab dan juga keahlian menjual yang mumpuni.

[3] Menghemat Waktu dan Tempat

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kominfo, dari 59, 2 juta pebisnis UKM hanya ada 3,79 juta usaha mikro, kecil dan menengah yang memasarkan produknya lewat online. Hanya sekitar 8% dari total pelaku UKM yang ada di Indonesia. Ini masih terhitung sangat kecil.

Karena itulah, di bawah bendera Kementrian Koperasi dan UKM, diharapkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dapat memanfaatkan platform online, salah satunya adalah membuat website komersial untuk produk yang akan dipasarkan.

Sebagian besar konsumen memang mengharapkan para pelaku bisnis memasarkan produknya lewat online agar bisa memudahkan mereka mengakses produk. Website menciptakan jaringan yang menembus batas ruang dan waktu. Perbedaan tempat antara penjual dan pembeli dapat dipersempit bahkan dihilangkan. Entah beda kota, pulau, atau bahkan negara. 

Jikalau pembeli tidak bisa datang ke toko karena jarak atau pun kesibukan, dengan mudah dia bisa memesan secara online. Terutama jika website menyediakan layanan dalam beberapa bahasa misalnya Indonesia atau Inggris sudah cukup memudahkan calon kunsumen. Target pemasaran untuk menjangkau pembeli dari luar negeri bisa tercapai.

[4] Meningkatkan Omset Penjualan

Bukan sesuatu yang tabu jika pebisnis ingin meningkatkan keuntungan lewat kenaikan penjualan produk yang dia hasilkan. Nah, membangun website yang berkualitas dan mudah diakses membawa efek beruntun. 

Dampak hebat dari beberapa poin di atas yaitu, mempunyai jejaring lebih luas, gampang menjangkau konsumen dan calon pembeli, menghemat waktu dan tempat adalah peningkatan omset penjualan produk. 

Apalagi jika website dikerjakan dan ditangani oleh yang ahli di bidang IT dan marketing tidak menutup kemungkinan website bisa menjadi toko utama bagi pelaku UKM. Tanpa perlu disibukkan menyiapkan toko fisik bagi pelanggannya.

Lalu, di Bandung sendiri -- ke mana kita bisa belajar dan mempelajari tentang website? Hari ini sudah ada sebuah kelas belajar yang bisa diikuti, yaitu Agro Media Digital (AMD) ~ Digital Marketing & IT Learning Center.

Di dalam pemberitahuannya, AMD menyebutkan, "Jangan takut untuk belajar". Sudah banyak lulusan peserta belajar yang terbukti berhasil, mulai ibu rumah tangga, wiraswasta, sales & marketing, bagian administrasi, mahasiswa termasuk UKM. Ada beberapa pilihan kelas yang bisa diikuti sesuai dengan kebutuhan, antara lain:
  • Digital Marketing,
  • Web Design & Web Progamming,
  • Graphic Design.
Sudah saatnya UKM Bandung Upgrade Skill -- seperti memiliki website untuk kebutuhan branding dan selling dari produk atau jasa yang selama ini dikelola. Dengan meng-upgrade skill maka income akan ter-upgrade secara otomatis. Merasa tidak yakin kareng tidak memiliki latar belakang IT? Tidak perlu! Karena semua materi akan diajarkan dari dasar hingga mahir dari A sampai Z.

Upgrade Income dengan Website Bareng Agro Media Digital
Upgrade Income dengan Website Bareng Agro Media Digital
Demikianlah sekilas ulasan mengenai Mengapa Website Perlu Bagi Pelaku UKM? Semoga dengan adanya ulasan ini bisa memberikan dorongan bagi pembaca yang notabene UKM Bandung. Selamat beraktifitas dan sukses selalu!


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.