Header Ads

Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran

Tidak jauh dari Mesjid Agung Banjaran, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bandung telah memfasilitasi kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran. Acara ini merupakan acara lanjutan yang sempat tertunda karena pergantian tahun dari 2019 ke 2020.

Suasana Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran
Suasana Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran
Diawali dengan pelatihan di Baleendah -- Anda dapat membaca artikel : Kiosagro Mengisi Pelatihan Perdana di Baleendah, selanjutnya Kiosagro melanjutkan misinya ke Kecamatan Banjaran. Acara berlangsung dua hari, 25 dan 26 Februari 2020.

Hari pertama, Pelatihan Kewirausahaan diisi dengan materi Pengetahuan tentang Kemasan serta Pengetahuan tentang Ijin Usaha serta Halal. Kemudian di hari kedua, pelatihan Pembukuan dan Digital Marketing.

Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran

Usai istirahat dan makan serta ibadah shalat dhuhur, pelatihan kewirausahaan bersama Kiosagro pada siang kemarin (Rabu, 26 Februari 2020) diawali dengan pemanfaatan alat pemasaran di internet yang biasa dipakai oleh pebisnis online. Materinya sendiri dibawakan oleh Ade Setiadi Truna - seorang praktisi digital marketing dan Fasilitator UKM Jawa Barat serta Co-Founder Kiosagro. 

adetruna di hadapan peserta Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran
adetruna di hadapan peserta Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran

Dalam paparannya, Kang Adetruna (panggilan akrabnya-red) menyisipkan tentang Kioscemilanku yang menjadi sentra akses cemilan online khusus UKM Kabupaten Bandung.

"Namun syarat agar bisa terpajang di online shop Kioscemilanku, produk cemilan wajib sudah dengan kemasan moderen," tegas Kang Adetruna.

Kang Adetruna pun sempat berbagi pengalamannya sebagai pemasar online. Dirinya merasakan kemudahan dan keefektifan penggunaan tool marketing seperti WA (whatsapp). Selain pemanfaatan WA, peserta pun diajak untuk memanfaatkan alat pemasaran online lainnya, mulai dari Google, blog gratisan blogspot dan wordpress, sosial media dan marketplace Kiosagro.

Tampil di sesi selanjutnya; Hadiyan Nur Sofyan. Founder sekaligus CEO Kiosagro tersebut lebih menitikberatkan kepada hal-hal mendasar, "Kenapa Hari Ini Pelaku UKM Harus Go Online?"

Hadiyan Nur Sofyan sewaktu Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran
Hadiyan Nur Sofyan sewaktu Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran

Pembekalan kecakapan memotret produk menjadi sesi yang menyambung pada acara yang sudah masuk sore hari. Kang Heru selaku CEO dari Agro Media Digital (AMD), melanjutkan acara dengan topik Kiat-Kiat Foto Produk. Agro Media Digital pun cukup serius membuka konsultasi tentang Merancang Kemasan Moderen.

Menurut paparan dari Adetruna, "Agro Media Digital sudah melayani konsultasi kemasan yang ditanyakan oleh pengusaha kelas UKM asal kota Masohi, Maluku Tengah.

Tidak saja konsultasi, AMD pun membuka layanan produksi kemasan dengan harga yang "bersahabat dengan saku" para UKM.

Sesi fotografi ini cukup menarik perhatian peserta pelatihan, terbukti dengan adanya pertanyaan dari beberapa peserta.

"Bagaimana cara memotret memanfaatkan pencahayaan agar bayangan bisa jatuh tepat di posisi lain?" tanya Zainul Arifin, peserta asal Kampung Cidemang, Desa Banjaran.

Pertanyaan ini dijawab dengan singkat oleh Heru yang sekaligus mendaulat pak Zainul dan peserta lain untuk mempraktekkan teori-teori yang telah dipaparkan sebelumnya.

Peserta pun sempat menjawab pertanyaan yang redaksi tanyakan.

"Seperti membuka jendela di pagi hari, saya mendapatkan wawasan dan pengetahuan segar. Tentunya ini memberikan inspirasi bagi kami. Semoga pelatihan ini menjadi wabah yang mampu mengubah Indonesia khususnya kami di sini (Banjaran-red) dapat berdikari," ungkap Zainul saat ditanya pendapat tentang Pelatihan Kewirausahaan Bersama Kiosagro di GOR Kantor Desa Banjaran.

Ada juga pendapat lain dari Melisa Fitri, seorang wanita yang terbilang enerjik menjalankan bisnis mulai dari kosmetik, fesyen hingga cemilan yang dia coba pasarkan online.

"Saya berminat dan ingin mengetahui lebih dalam lagi seputar proses membuat kemasan cemilan moderen," ucap Melisa dengan antusias.  

Saat ditanya oleh redaksi mengenai respon audiens, Hadiyan merasa puas dan senang.

"(Peserta yang hadir-red) selalu selalu antusias ... Alhamdulillah, Kiosagro selalu dipertemukan dengan para UMKM yang memiliki antusiasme, semangat, kreatifitas."

"'Luar biasa', itu kata yang bisa diucapkan. Hatur Nuhun (bahasa daerah Sunda untuk Terima Kasih-red) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung, khususnya Bu Yeni, kang UJ, Uwa, pak Yudi," sambung Hadiyan. 

"Ini merupakan kolaborasi secara nyata yang memberikan manfaat untuk pengembangan UMKM, dari mana, dari siapapun ilmunya. Selama itu bermanfaat insya Allah akan berguna, mudah-mudahan ini menjadi amal jariyah untuk kita semua .... Aamiin," pungkas Hadiyan.
  
Pembaca ... Bagi Anda yang berminat dan ingin menambah jejaring serta wawasan untuk perkembangan bisnis Anda silakan Anda daftar pada acara yang akan digelar oleh Salman ITB pada 7 Maret 2020. Acaranya sendiri mengambil tema, "Workshop Berbisnis Kreatif di Era Digital Bersama Kiosagro"

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.