Header Ads

Kiosagro Group Kembali Mengisi Pelatihan Kewirausahaan Kabupaten Bandung

Selasa siang hingga sore hari kemarin (11/8) Kiosagro Group Kembali Mengisi Pelatihan Kewirausahaan Kabupaten Bandung. Tepatnya di kantor desa Cipeujeuh kecamatan Pacet tim peliput UKM Punya Cerita turut serta hadir pada acara ini.

Founder Kiosagro Group, Hadiyan Nur Sofyan tampil sebagai pemateri pertama, sosok ayah 4 orang anak ini berbicara tentang motivasi dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, bisnis yang baik adalah bisnis yang mampu menyesuaikan dengan situasi serta kondisi saat ini.

Dengan adanya wabah corona (Covid-19), Kang Hadiyan - sebutan akrabnya, mengajak semua pelaku UKM yang hadir dalam pelatihan kewirausahaan untuk siap beradaptasi dengan perubahan baru konsumen baik dari segi perilaku dan daya beli.

Di masa pandemi seperti sekarang, pangsa pasar akan selalu ada terkait bisnis yang dijalankan oleh setiap pelaku UKM Pacet namun, alatnya yang berbeda. Bila berbicara pangsa pasar, Kang Hadiyan meyakinkan peserta untuk memahami pasar online.

Dalam bisnis online, semua pelaku UKM supaya menyiapkan produk yang dipasarkannya dengan penguatan dari sisi promosi dan ekspedisi. 

"Itu yang sudah kami lakukan dengan lahirnya unit bisnis Kiosayur," tegas Kang Hadiyan.

Hadiyan Nur Sofyan, Founder Kiosagro Group dihadapan Pelaku UKM Kecamatan Pacet Kab. Bandung


Penjelasan tentang Kiosayur dilanjutkan oleh Kang Adetruna sebagai pemateri kedua. Dalam sebagian paparannya, Kang Ade menjelaskan tentang pentingnya peran pemuda, perempuan serta warganet bagi pelaku UKM saat menjalankan roda bisnisnya masing-masing.

"Semua unsur tersebut bisa menjadi 'corong' penting ketika bisnis dipromosikan. Baik ketika mereka menjadi konsumen atau mitra berbisnis - sebagai reseller, misalnya," ungkap Ade. 

Pelatihan kewirausahaan Kabupaten Bandung di kecamatan Pacet bersama Kiosagro Group kemarin disudahi dengan materi pengenalan fotografi untuk produk. Bersama Heru Prabowo selaku CEO dari Agro Media Digital, peserta diajak untuk praktek memotret produknya dengan alat sederhana yaitu ponsel pintarnya masing-masing serta latar yang memerhatikan unsur estetika.

Tini Sukartini dari desa Pangauban, dengan produknya berupa kue kering dan makanan ringan merasa senang dengan kegiatan ini.

Tini Sukartini warga Pangauban Pacet sedang memberikan testimonial mengenai pengalamannya mengikuti pelatihan kewirausahaan.


"Terima kasih Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Bandung dan Kiosagro atas pelatihan selama 2 hari. Saya merasa senang bisa mendapatkan banyak ilmu pemasaran online untuk perkembangan bisnis saya dan teman-teman," pungkas Tini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.